tulisan berjalan

Kontak Pak Syam WA 081280543060

Rabu, 22 Juli 2015

Merawat Burung Jalak Bali Agar Cepat Gacor Owor-Owor . . .



Sudah menjadi rahasia umum jika burung jalak bali menjadi buruan para kolektor burung. Perburuan para kolektor terhadap burung jalak bali ini disebabkan beberapa hal seperti; kecantikan warnanya, keindahan gerakan tariannya, tampilan yang mempesona, harganya yang terjangkau dan perawatan yang mudah.

Memang perawatan burung jalak bali bisa di bilang sangat mudah. Merawat burung jalak bali tidak berbeda dengan merawat burung jenis jalak-jalakan lainnya seperti jalak suren, jalak putih, jalak hongkong dan jalak kebo. Makanan burung-burung spesies jalak-jalakan ini juga relative sama yaitu vor, jangkrik, ulet hongkong dan buah; pisang atau pepaya. Dan satu lagi bahwa burung jalak bali tidak mengharuskan kroto sebagai ekstra foodingnya. Gampang kan ? Gampang dan murah. Iya to ?

Di luar soal pengetahuan tentang pakan burung jalak bali, persoalan yang sangat penting untuk anda ketahui saat membeli burung jalak bali adalah status burungnya. Status burung ?? Apa maksudnya ini ?? Apa maksudnya membeli burung jalak bali harus berstatus gadis dan jangan coba-coba membeli burung jalak bali yang berstatus janda, begitu ? Wk wk wk wk . . .

Status burung yang saya maksudkan bukan status gadis atau janda, tapi status burung legal alias resmi bukan bodong atau illegal . . . . itu maksud saya. Bukan status gadis atau janda . . . . ada-ada saja . . .

Saat membeli burung jalak bali kita harus memilih burung jalak bali yang berstatus legal. Karena burung jalak bali adalah burung yang dilindungi Undang-Undang sebagai burung langka yang penjualannya diatur oleh hukum, maka legalitas burung menjadi mutlak. Kalau illegal burung anda bisa di sita oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Karena statusnya sebagai burung langka yang dilindungi Undang-Undang maka segala bentuk transaksi burung jalak bali harus dilengkapi dengan dokumen resmi. Keberadaan dokumen resmi inilah yang membedakan status burung tersebut disebut sebagai burung yang legal atau disebut ilegal. Jika burung tersebut memiliki dokumen resmi berupa sertifikat hasil penangkaran yang telah disyahkan oleh Kementerian Kehutanan dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) maka burung jalak bali tersebut berstatus resmi. Jika burungnya resmi maka akan aman jika anda beli baik untuk tujuan dikoleksi maupun untuk dijual kembali.

Namun jika burung jalak bali yang akan anda beli tidak dilengkapi dengan sertifikat hasil penangkaran maka burung tersebut masuk kategori burung ilegal. Jika burungnya berstatus ilegal alias bodong maka burung anda dalam posisi tidak aman. Tidak aman karena anda telah membeli produk ilegal, sebagaimana anda membeli sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan BPKP. Sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan BPKB tidak aman to ? Status burung jalak bali yang tidak dilengkapi dengan sertifikat hasil penangkaran sama dengan sepeda motor yang tidak memiliki BPKB.

Itu sedikit informasi tentang status burung jalak bali yang perlu anda ketahui saat anda ingin membeli burung cantik tersebut. Sekarang balik lagi ke cara perawatan burung jalak bali ya . . .


Nah bagaimana cara merawat burung jalak bali dari trotolan agar cepat gacor ? Untuk merawat burung jalak bali agar cepat gacor tidaklah sesulit merawat burung cucak ijo, murai batu, cucak rawa bahkan jika dibandingkan dengan burung ciblek sekalipun. Bener kok . . .

Berikut ini sedikit panduan saat kita merawat burung jalak bali agar hasilnya burung jalak bali kita bisa gacor owor-oworrr . . . .
1.       Pemeliharaan yang baik diawali dari pembelian bibit. Dalam pembelian bibit ini perlu saya sampaikan bahwa antara burung jalak bali jantan dan betina sebenarnya sama-sama gacornya dan variasi suara keduanyapun juga mirip. Yang membedakan dari keduanya adalah tampilan fisiknya terutama panjang jambulnya. Secara umum jambul pada burung jalak bali jantan, lebih panjang sehingga penampakan si jantan menjadi lebih cakep. Karena itu jika anda membeli burung jalak bali hanya satu ekor maka pilihlah yang jantan. Namun jika anda mengoleksinya dalam bentuk pasangan maka usahakan jenis kelamainnya berbeda yaitu jantan dan betina. Karena jika jantan dan betina akan relative lebih rajin ngoceh dengan cara sahut-sahutan.
2.      Perawatan berupa mandi jemur adalah perawatan standart, artinya mandi bagi burung jalak bali itu wajib. Untuk mandinya saya menyarankan tidak pakai mandi semprot. Berikan hak pada jalak bali kesayangan anda untuk mandi sebagaimana mandinya burung jalak bali di alam. Di alam seekor anakan burung jalak bali tidak pernah dimandikan oleh ibunya, apa lagi pakai mandi semprot oleh ayahnya. Mereka mandi sendiri sepuasnya. Biarkan dia mandi dan keceh . . . Untuk itu berikan tempat mandi dengan ukuran cukup agar mereka bisa mandi dengan bebas. Untuk itu berikan air yang bening. Sabun dan sikat gigi ? gah usah lah . . . Cukup berikan bak mandi dengan air bening yang cukup. Kapan waktu yang cocok untuk madi mereka ? Saya menyarankan pagi hari antara jam 7 sampai 8. Setelah itu jemur. Namun jika anda memiliki waktu untuk menemani mereka, berikan fasilitas mandi lagi di siang hari, maka hal itu akan lebih baik. Karena burung jalak bali adalah jenis burung yang suka mandi, beda dengan juragannya yang kadang malah malas mandi wk wk wk . . .
3.      Lakukan penjemuran satu sampai dua jam setelah mandi pagi, atau sekitar setengah jam saja setelah mandi siang. Setelah itu di angin-anginkan. Saat diangin-anginkan usahakan tidak terkena angin langsung. Gantung di tempat yang sejuk dengan desir angin sepoi-sepoi saja. Penjemuran yang dilanjut dengan mengangin-anginkan seperti ini sangat penting, karena sesuai pengalaman para penghobi, proses mandi plus jemur yang rutin akan berpengaruh secara significant terhadap perkembangan burung. Dengan mandi dan penjemuran yang teratur burung menjadi sehat, lincah, bersih dan menjadi cepat gacor.
4.      Selama masa perawatan berikan kombinasi pakan secara lengkap. Berikan pakan berupa vor, buah dan ekstra fooding;a jangkrik dan ulet hongkong. Untuk buah berikan pisang kapok putih dan papaya secara selang seling, sementara untuk ekstra fooding berikan jangkrik sekitar 4-5 ekor dan 2 sendok ulet hongkong juga secara selang seling setiap hari. Dengan kombinasi pakan seperti ini, insya Allah burung jalak bali anda akan joss. Jalak bali anda akan gacor full power dalam berkicau dan cantik dalam penampilan. Dan awas  . .  .jaga jangan sampai istri anda cemburu karena ternyata hasil rawatan anda telah menjadikan kecantikan burung jalak bali anda mengalahkan kecantikan istri anda wk wk wk . . .
5.      Walaupun secara umum burung jalak bali bukanlah burung yang ahli dalam menirukan suara burung lain, namun jangan sampai lupa bahwa memaster burung jalak bali juga cukup penting. Masterlah burung jalak bali anda dengan suara burung jenis jalak-jalakan. Untuk memasternya saya menyarankan anda menggunakan burung jalak suren. Untuk hasil terbaik, pilihlah burung jalak suren yang gacor dan bersuara keras. Oke !
6.      Ciptakan suasa lingkungan yang ramah burung agar burung anda yang berada dalam fase latihan vocal dan belajar bernyanyi bisa belajar dengan tenang. Jauhkan dari suara berisik yang berlebihan, agar konsentrasi mereka tidak terpecah. Jauhkan dari binatang pengganggu terutama kucing. Hindarkan dari gangguan orang-orang yang suka iseng mengganggu burung.

Demikian sedikit tips dari saya dalam merawat burung jalak bali agar cepat gacor. Mudah-mudahan sedikt tips ini bisa menjadikan burung anda gacor bahkan owor-owor. Selamat mencoba.

Pak Syam
Penangkar burung jalak bali Klaten
HP / WA 081280543060
 

Tidak ada komentar: