tulisan berjalan

Kontak Pak Syam WA 081280543060

Selasa, 06 Mei 2014

Silakan Mampir ke Rumah, Liat-Liat Penangkaran Burung Jalak Bali Kami


Kami adalah penangkar burung Jalak Bali nDeso. Lokasi di Klaten.
Menangkarkan burung dengan cara tradisional, kandang seadanya, menjual hasil tangkaran secara gethok tular tanpa managemen marketing modern. Meski penangkaran ini sederhana namun alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan hati kami. Karenanya kami sangat bersyukur atas keberhasilan ini.

Memulai menangkarkan burung Jalak Bali hanya berbekal dua pasang calon indukan. Setahun kemudian sudah beranak pinak sampai belasan ekor.

Penangkaran kami resmi mendapatkan ijin tangkar dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, c.q. Balai KSDA Jawa Tengah Nomor : SK76/IV-K.16/KKH/2013, Tanggal 25 November 2013, sebagai penangkar resmi burung Jalak Bali dan burung Jalak Putih.

Disamping sebagai penangkar resmi kami juga mendapatkan ijin sebagai pengedar burung Jalak Bali dan Jalak Putih resmi dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia cq. Balai KSDA Jawa Tengah dengan No : SK.48/IV-K.16/KKH/2014, tanggal 21 Maret 2014. Surat Keputusan Ijin Pengedar ini diberikan kepada "UD. AHA Breeding Klaten" sebagai lembaga yang mengoperasikannya.

Dengan telah dikeluarkannya Ijin Penangkaran dan Ijin Pengedar tersebut maka kegiatan penangkaran dan penjual burung Jalak Bali dan burung jalak Putih yang kami lakukan berstatus legal secara hukum.

Dengan demikian penangkar, penjual dan pembeli burung Jalak Bali dan burung Jalak Putih produk penangkaran kami telah legal secara hukum sehingga bisa melakukan aktivitas ini secara aman. 

    "UD AHA Breeding Klaten"
                           Pak Syam   HP. 087877486516, 081280543060    

WA. 081280543060, Pin BB : 25D600E9, 53E70502













"UD AHA Breeding Klaten"

Hubungi :
Pak Syam
HP. 087877486516
Pin BB. 25D600E9

MENANGKAR BURUNG DENGAN HATI
MENJUAL BURUNG DENGAN AMANAH
Penjenengan ingin MEMBELI JALAK BALI klik di SINI


1 komentar:

Supriyadi bin Siswo Soetardjo mengatakan...

ngedap-ngedapi (mantab)