tulisan berjalan

Kontak Om Breeder (Pak Syam) WA 081280543060

Selasa, 25 November 2014

Penangkar Burung Jalak Bali Klaten : Menumbuhkan Mental Wirausaha Perburungan bag. 3



Setelah kita latihan bermimpi di siang bolong, sekarang saatnya kita menerjuni dunia nyata. Pekerjaan mimpi itu pekerjaan mudah, sambil tidurpun bisa. Mari kita lanjutkan dengan latihan mental tahap berikutnya.

2.        Berani Mencoba

Setelah anda puas bergelut dengan mimpi indah, sekarang bangunlah dari mimpi indah anda. Saatnya anda hidup di alam nyata. Sebab anda sekarang hidup di alam yang benar-benar nyata, sama sekali bukan alam mimpi. Alam burung yang nyata

Kalau hanya mimpi, seindah-indahnya mimpi anda, itu hanya berupa khayalan. Di alam khayalan seberapapun bagusnya kicauan murai anda, itu hanya mimpi. Seberapa banyak dan produktifnya indukan jalak bali anda, toh itu baru di tahap mimpi. Iya toh ? Nah sekarang saatnya anda menerjuni dunia nyata.

Di tahap kedua ini apapun keadaan anda syukurilah dengan setulus-tulusnya. Jika hari ini anda baru memiliki sepasang murai borneo gembung kayak bola voli, gak apa-apa. Itu jauh lebih baik dibandingkan jika anda memiliki seekor murai medan berekor 26 cm yang bermental baja dan isian cililin yang menghentak-hentak, namun dalam mimpi. Alam nyata jauh lebih menantang.


Atau anda memiliki sepasang anakan burung jalak bali yang baru beusia 3 bulan itu jauh lebih mulia dibandingkan khayalan anda untuk memiliki 9 pasang indukan burung jalak bali produktif. Sebab yang dibutuhkan sekarang adalah keberadaan penangkaran di dunia nyata. Kita mesti menangkarkan burung di alam nyata, bukan di angan-angan semata.

Anda makan singkong beneran sambil mancing di pinggir empang, itu masih lebih baik jika dibandingkan dengan anda makan piza di Pantai Parangtritis, namun hanya dalam khayalan. Ok Bro . . .


Jumat, 21 November 2014

Penangkar Burung Jalak Bali Klaten : Menumbuhkan Mental Wirausaha Perburungan bag. 2


Pada tulisan sebelumnya sudah dibahas, bahwanya wirausaha merupakan jalan tercepat untuk menjadi orang kaya. Salah satu sector penting dalam berwirausaha adalah sector perburungan. Sektor ini bisa kita masuki dengan cara menangkarkan burung. Pada tulisan ke-dua ini akan dibahas bagaimana cara menumbuhkan mental berwirausaha di bidang perburungan  tersebut. Selamat menyimak . . .


         Sebelum memulai berwirausaha burung, langkah awal yang harus dimiliki seorang calon penangkar burung adalah menumbuhkan mental berwirausaha burung terlebih dahulu. Banyak calon penangkar yang berniat menjadi wirausahawan perburungan, akan tetapi mereka tidak menyiapkan mental secara memadai. Ketidaksiapan mental dapat membuat usia wirausaha perburungan Anda tidak berumur panjang alias tutup kandang sebelum berkembang.

     Banyak calon penangkar yang menerjuni dunia penangkaran hanya berbekal mimpi indah yang kosong dari kerja nyata. Ini fakta di lapangan. Para penangkar berbasic mimpi mereka benar-benar pemimpi tulen sehingga tidak menyisakan ruang bagi kemungkinan timbulnya kegagalan penangkaran dalam benaknya. Mereka hanya mengenal kata gampang, enteng, santai dan sukses. Sedangkan kata kerja keras, inovatif, tahan banting, selalu siap bangkit dari kegagalan; tidak mereka miliki sama sekali. Sehingga ketika mereka menemukan sedikit sandungan mereka sudah menyerah. Sayang sekali ya . . .


       Bagaimana cara menumbuhkan mental berwirausaha perburungan bagi calon penangkar baru ? Sebagaimana berwirausaha di bidang yang lainnya, untuk menumbuhkan mental wirausahawan burung diperlukan latihan secara terus menerus.

            1. Berani Bermimpi

Sebagai calon penangkar burung apa mimpi anda ? Apa mimpi anda ini adalah poin penting. Mimpi kita kelak akan menjadi garis panduan bagi perjalanan kita ke depan. Karena itu jangan takut bermimpi. Miliki mimpi yang besar namun tetap realistis. Bermimpi yang bukan sekedar ditaruh diangan-angan tapi mesti diwujudkan dalam tindakan. Ini beda dengan contoh kasus yang saya sebutkan di atas lo yah . . .


Kamis, 20 November 2014

Penangkar Burung Jalak Bali Klaten : Menumbuhkan Mental Wirausaha Perburungan bag. 1

Oleh : Pak Syam, Penangkar burung Jalak Bali Klaten
Hp. 081280543060, 087877486516, WA. 081280543060, Pin BB. 53E70502, 25D600E9


Konon kata orang, jalan paling cepat untuk menjadi orang kaya adalah dengan menjadi pengusaha. Jalan cepat untuk menjadi kaya ternyata bukan dengan menjadi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Jenderal atau Gubernur Kepala Daerah Tingkat Satu. Bahkan juga bukan dengan menjadi Presiden Direktur, Presiden Federasi Sepak Takraw ataupun Presiden Republik Indonesia sekalipun. Gak percaya ? Boleh. Percaya ? Boleh juga . . .

Kalau penjenengan berfikir bahwa dengan menjadi Gubernur Bank Indonesia orang aan cepat mengumpulkan kekayaan, mungkin penjenengan benar. Tapi kan kesempatan untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia kan peluangnya kecil sekali. Atau mungkin penjenengan berfikir bahwa dengan menjadi Presiden Republik Indonesia, maka kekayaan sang presiden akan naik berpuluh sampai beratus kali lipat dibanding dengan sebelum menjabat jadi presiden. Mungkin juga panjenengan tidak salah. Tapi yang saya tahu dalam sepuluh tahun terakhir yang berkesempatan untuk menjadi Presiden Republik tercinta ini, hanya satu orang. Padahal jabatan tersebut jika sudah disandang satu orang tertentu, maka yang lain sudah tidak boleh memegang jabatan itu.


Maka menjadi Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Jenderal, Gubernur Kepala Daerah Tingkat Satu, Presiden Direktur, Presiden Federasi Sepak Takraw ataupun Presiden Republik Indonesia mungkin saja bisa menjadi jalan cepat untuk menjadi orang tajir. Akan tetapi jalan tersebut sangat sempit. Dia hanya bisa dilalui oleh satu orang saja atau beberapa orang saja. Ingat jalan sempit sangat potensial membuat orang mengalami kecelakaan.

Konon dahulu kala ada orang yang pernah iseng-iseng melakukan penelitian tentang profesi orang-orang kaya di dunia ini. Hasilnya seperti ini. Dari 100 orang kaya di dunia ternyata profesi mereka  70% adalah pengusaha; sedangkan sisanya terbagi ke dalam kaum profesional (pengacara, artis, dokter pemain bola); karyawan dan lain-lain. Bener kan wirausaha alias menjadi pengusaha menjadi jalan paling cepat untuk menjadi orang kaya ?

            Nah siapakah  pengusaha itu ? Makhluk apakah dia ? 


Kamis, 13 November 2014

Penangkar Jalak Bali Klaten : Menikmati Tarian dan Nyanyian Burung Jalak Bali di Sangkar Gantung

Oleh : Pak Syam, Penangkar burung Jalak Bali Klaten
Hp. 081280543060, 087877486516, WA. 081280543060, Pin BB. 53E70502, 25D600E9


Ada tren baru di kalangan penikmat burung jalak bali, yaitu menikmati burung jalak bali di sangkar gantung. Ya . . . sekarang sudah banyak penghobi yang menikmati keindahan burung jalak bali dalam kandang gantung. Lebih praktis dibandingkan menikmati burung langka ini di kandang penagkaran.

Saat ini burung jalak bali lambat namun pasti mulai merambah rumah-rumah penggemarnya dalam jumlah yang cukup besar. Tidak seperti dulu di mana pada jaman dahulu kala burung jalak bali hanya menjadi penghias rumah mewah para pejabat dan pengusaha kelas menengah atas saja. Sekarang burung jalak bali sudah merambah rumah penggemarnya dari berbagai kalangan.

Meski suaranya tidak terlalu bervariasi, namun karena ditunjang oleh gaya tariannya yang unik dan tampilan yang eksotik jalak bali bisa menjadi magnet tersendiri bagi penggemar burung hias tanah air. Karena itu burung jalak bali semakin cepat menyebar ke berbagai kalangan dengan terutama dalam bentuk penangkaran.

Di pasaran burung jalak bali lazimnya dijual secara berpasangan. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar orientasi para pembeli burung jalak bali adalah untuk ditangkarkan. Baru sebagian kecil dari para konsumen burung jalak bali tersebut yang membeli burung jalak bali untuk memenuhi tuntutan hobinya bermain burung. Dengan kata lain aspek ekonominya memang lebih mendominasi bisnis burung langka ini dibanding aspek rekreasinya.

Padahal burung jalak bali di samping aspek ekonominya yang tinggi, aspek rekreatifnyapun tidak boleh disepelekan. Statusnya sebagai burung langka, tampilan yang khas dan eksotik, tariannya yang memikat, jambulnya yang indah menjuntai panjang dipadu dengan warna yang putih bersih yang mendominasi seluruh tubuhnya menjadikan satwa langka ini memenuhi aspek rekreatif dari para penghobinya. Karena itu burung jalak bali sangat layak untuk dikoleksi sebagai burung hias yang eksotik sehingga menyejukkan mata dan menghibur hati.

Nah untuk membuatnya tampil eksotik, sehingga memenuhi unsure rekreatif ini tentu dibutuhkan perawatan yang tepat. Perawatan seperti apa yang dibutuhkan agar burung jalak bali kita mampu tampil eksotik, menyejukkan mata dan menghibur hati sehingga bisa menampilkan unsure rekreatifnya secara baik ? Ah itu gampang kok !

Berbeda dari jenis burung murai batu, cucak ijo, cucak jenggot dan lain-lain, saat ini seratus persen jalak bali bakalan di pasaran berasal dari hasil penangkaran. Sehingga mencetak burung jalak bali andalan lebih mudah dibandingkan dengan burung-burung tersebut. Burung hasil tangkaran ini lebih mudah dalam perawatannya. Karena burung hasil tangkaran sudah terbiasa makan voer sejak kecil dan tentu saja sudah tidak terlalu giras, sehingga tidak terlalu repot dalam perawatannya.

Meski mudah dalam perawatannya, untuk menghasilkan burung jalak bali yang tampil prima bukan berarti kita boleh sembrono lo. Sebab segampang-gampangnya merawat burung tetap saja tak semudah merawat kambing. Burung sering kali rewel seperti balita kita di rumah, sehingga tetap saja membutuhkan kesabaran dan ketelatenan.

Berikut ini beberapa tips perawatan burung jalak bali bakalan agar lebih gemulai saat menari dan lebih merdu dalam menyanyi. Asyiiikkk . . .

1. Pas Burung Baru Datang

Saat burung jalak bali baru datang ke rumah kita ini adalah momen special. Kedatangan burung jalak bali ke rumah kita menjadi momen special baik bagi kita selaku pemiliknya maupun bagi sang burung sebagai pendatang baru di rumah kita. Karena itu kita harus tepat dalam menyambut momen special ini. Sebab jika salah dalam menyambutnya akan berpengaruh pada perkembangan sang burung.


Rabu, 10 September 2014

Penangkar Burung Jalak Bali Klaten : Cerita Soal Haji versi Tukang Burung

Oleh : Pak Syam, Penangkar burung Jalak Bali Klaten
Hp. 081280543060, 087877486516, WA. 081280543060, Pin BB. 53E70502, 25D600E9


( Seri Tukang Burung Ingin Naik Haji bag. 4 )

oke kita lanjutkan lagi ya . . .Sampai dimana kemarin. Ooo . .sampai ke tempat-tempat mustajab untuk berdoa. Iya to ? Kemarin sudah saya sebutkan dua tempat mustajab yaitu Multazam dan Hijr Ismail. Sekarang kita lanjutkan ke tiga tempat mustajab lainnya. oke siaaappp . . .

3.      Hajar Aswad

Siapa yang tak pernah mendengar Hajar Aswad ? Konon menurut para kasepuhan Hajar Aswad merupakan batu terakhir pemberian malaikat Jibril yang kemudian diletakkan oleh Nabi Ibrahim untuk menyelesaikan pembangunan Ka'bah. Hajar Aswad terletak di sebelah kiri pintu Ka'bah. Berdoa sembari mencium Hajar Aswad merupakan doa yang sangat mustajab untuk dikabulkan. Konon, pada awalnya batu ini berwarna putih bersih. Namun, akibat banyaknya umat muslim yang menyentuhnya maka ia berubah menjadi hitam.

Hajar Aswad pernah dicuri dan jatuh hingga pecah berkeping-keping. Oleh karena itu, Hajar Aswad yang saat ini tertanam di Ka'bah bukanlah sepenuhnya merupakan Hajar Aswad. Hanya beberapa titik batuan yang mengandung Hajar Aswad karena ia sudah dicampur dengan batuan lain. Oleh karena itu ada pesan agar kita mencermati sebelum menciumnya. Pastikan bahwa ia benar-benar Hajar Aswad, bukan batuan lain.

4.     Rukun Yamani

Kata para kasepuhan, dalam sebuah hadits Rasulullah pernah menyampaikan bahwa "Ada 70 malaikat yang memegang rukun Yamani. Barangsiapa berdoa, 'Ya Allah, berilah aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia, dan akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka' maka 70 malaikat tersebut akan berkata, 'Amin, kabulkanlah doanya'." (HR. Ibnu Majah).

Weleh . . .weleh iniyang dinamakan doa sapu jagat itu. Doa inilah yang dibaca ketika muslim sedang melakukan tawaf di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Rukun Yamani itu sendiri merupakan sudut  sebelum seorang jamaah haji mencapai Hajar Aswad pas dia sedang melakukan tawaf.


5.     Raudhah

Raudhah artinya 'taman'. Raudhoh terletak di Madinah, tepatnya di dalam Masjid Nabawi. Raudhah merupakan sebuah area kecil yang terletak di antara mimbar imam Masjid Nabawi dengan makam Nabi Muhammad saw, Abu Bakar As siddiq, dan Umar bin Khatab.

Di dalam raudhah, jamaah haji sebaiknya melaksanakan shalat sunnat empat rakaat kemudian berdoa. Konon saat ini untuk jemaat laki-laki, raudhah dibuka 24 jam sehingga melaksanakan saat shalat wajib berjamaah pun jamaah dapat melakukannya di sini. Sedangkan untuk jamaah perempuan hanya dibuka pada waktu-waktu tertentu (ba'da shalat subuh-pukul 11.00, ba'da dzuhur-masuk shalat ashar, ba'da isya-pukul 00.00).

Nah itu tadi lima tempat mustajab untuk berdoa yang terletak di kota suci yang sangat dirindukan oleh kaum muslimin seluruh dunia. Semoga kita semua kelak diberi kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut untuk mencurahkan doa-kita sebanyak-banyaknya dan sedalam-dalamnya. Amin.

Kembali ke soal haji. Selama menjalankan prosesi haji biasanya berjuta harapan ditaburkan para jamaah. Berjuta doa panjatkan, berjuta keinginan disampaikan. Ada yang meminta keluasan rizki, pangkat yang tinggi, meminta diberi keturunan karena sudah bertahun-tahun menikah namun belum dikarunia anak, ada yang minta diberi kesehatan dan kesembuhan atas penyakit yang dideritanya, yang jomblo minta jodoh dan lain-lain.

Dan untuk para tukang burung kayak kita ini jangan lupa meminta agar diberikan penangkaran burung yang produktif, indukannya banyak, anakanannya banyak, penjualannya gampang. Duit hasil penjualan burungnya berkah, bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Dan yang lebih penting lagi setelah kita diberi penangkaran yang besar, yang produktif dan yang berkah, semua hasil dari penangkaran itu bisa jadi wasilah kita untuk menjadi muslim yang lebih sholih sehingga hasil penangkarannya bisa menjadi wasilah (sarana) yang mengantarkan kita masuk surga. Aamiin . . .manteb to. Insya Allah diijabah.


Berkaitan dengan doa yang kita panjatkan, Al-Qur’an mengingatkan bahwa hendaknya jangan sampai doa-doa kita, keinginan-keinginan dan harapan kita jangan sampai hanya terbatas pada persoalan dunia. Mintalah sebanyak-banyaknya indukan jalak bali, indukan jalak putih, indukan cucakrawa dan indukan murai batu namun juga mintalah keberkahannya. Sekaligus meminta agar seluruh perolehan dari doa kita tersebut bisa memberikan berkah kepada keluarga, masyarakat, memberi ketenteraman hidup, sekaligus bisa menjadi bekal kita untuk masuk surga. Begitu ya . . .


Penangkar Burung Jalak Bali Klaten : Cerita Soal Haji versi Tukang Burung

Oleh : Pak Syam, Penangkar burung Jalak Bali Klaten
Hp. 081280543060, 087877486516, WA. 081280543060, Pin BB. 53E70502, 25D600E9


( Seri Tukang Burung Ingin Naik Haji bag. 3 )

Oke mumet saya sudah hilang dan saya kemarin sudah baca-baca soal haji. Sekarang saya mau ngoceh pada penjenengan ya . . .

Saya akan menceritakan tentang manfaat haji buat kita. Kemarin kita kan sempat rasan-rasan apa sih tujuan haji, kok 0rang islam pakai haji-hajian ke tempat yang jauh segala. Kok hajinya gak yang dekat-dekat saja biar gampang dan gak menghabiskan ongkos ?

Nah sekarang kita mau ngangsu kawruh mengenai tujuannya. Kata para kasepuhan, tentang manfaat haji yang kita pertanyakan ini Allah telah menjawabnya di dalam al-Qur’an “…Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka…” (QS al-Hajj: 28)

Coba sampeyan ambil alqur’an. Punya alqur’an to ? Yang ada terjemahannya saja ya, kalau qur’an yang tanpa terjemah nanti malah bingung. Sekarang coba sampeyan cari surat al-Haj ayatnya 28. Juz berapa tuh . . .cari aja ya. . .Di dalam ayat tersebut Allah menyebutkan kata “manafi”. Tahu to sampeyan kalau kata manafi’ itu adalah kata jamak dari manfaat.

Nah ini artinya bahwa dengan menjalani ibadah haji maka orang akan mendapatkan manfaat yang banyak. Terus kalau kata tersebut kita lihat dari ilmu tata bahasa arab (nahwu shorof) maka akan kita dapati makna yang lebih dalam lagi. Kata para kasepuhan saat Allah menyebutkan kata manafi’ dalam bentuk jamak dan nakirah (indefinitive) seperti ini Allah ingin menunjukkan kepada kita bahwa di dalam momen haji benar-benar terdapat manfaat-manfaat yang sangat banyak dan jumlahnya tidak terbatas. Manfaat tersebut tidak hanya terbatas pada manfaat keagamaan dan keimanan, tetapi juga manfaat keduniaan dan materi.


Lihatlah saat kita menjalankan ibadah haji Allah mempersilakan jemaah haji menggabungkan tujuan akhirat dan kepentingan duniawi secara bersama-sama. Secara tegas Allah menyatakan bahwa berdagang dalam ibadah haji tidak dilarang. Allah berfirman,“Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu.” QS al-Baqarah: 198).

Ibadah haji menjadi bukti bahwa dalam ajaran islam, dunia dan akhirat bukanlah dua hal yang kontradiktif. Dunia dan akhirat bukanlah musuh. Bahkan di dalam islam justru dianjurkan untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat secara bersama-sama ( fidun-ya hasanah wa fil akhiroti hasanah). Ini artinya agama islam tidak hanya mementingkan kehidupan akhirat saja, namun kehidupan di dunia juga harus dikejar dengan sebaik-baiknya.

Mau jualan sangkar burung di sela-sela ibadah haji ? Boleh kok. Mau jualan jalak bali di sela-sela kegiatan haji ? Halal kok, asalkan burungmu sendiri lo ya . . . bukan ngambil punya orang orang he he he . . .ini serius loh. Kalau sampeyan jualan burung jalak bali pada momen haji pasti orang arab sana akan terheran-heran “Ajiiibb . . .ajiibb . . .wouw ajiib . . .lebih ajib dari burung onta !! he . . .he . . .he . . .

Kata para kasepuhan seseorang yang melakukan ibadah haji dengan bener yaitu melaksanakan semua rukun-rukunya, yang wajib maupun yang sunnah dia masih punya waktu dan kesempatan untuk berbisnis kok. Meskipun beberapa ulama mengatakan bahwa lebih afdhol untuk tidak melakukan dagang di sela-sela ibadah haji, tetapi semua ulama sepakat jika rukun-rukun dan kewajiban haji disempurnakan ibadah, kegiatan perdagangan tidak akan merusak haji. Begitu . . .mau jualan jalak suren sambil haji ? Silakan . . .

Bahkan kalau kita mau menyimak orang-orang hebat yang berceramah di tipi itu mereka malah mengatakan, konsep connectivity dunia dengan akhirat memang ajaran Islam yang orisinil. Sebagaimana juga dalam sholat Jum’at setiap muslim diperintahkan untuk meninggalkan perdagangan selama sholat Jum’at kemudian setelah sholat justru Allah memerintahkan untuk menyebar di muka bumi mencari rizki. Allah berfirman ”Hai orang-orang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah (yaitu khutbah dan sholat Jum’at) dan tinggalkanlah jual beli[6]. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (10) Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS al-Jumu’ah: 9-10). Manteb to . . .?


Selasa, 09 September 2014

Ingin Menangkar Burung Dengan Lancar ? Taati Aturan dan Komunikasikan Persoalan Anda Dengan Cerdas


PENTING ! PENTING !


Buat kita para penangkar burung jalak bali dan burung-burung dilindungi lainnya, diharapkan sering-sering berkomunikasi dengan kementerian terkait. Kementerian yang terkait dengan penangkaran burung tersebut adalah Kementerian Kehutanan.

Kita mesti kenal tuh dengan yang namanya Kementerian Kehutanan. Sesekali mainlah ke kementerian ini. Demi kelancaran kita dalam menangkarkan burung, kita mesti memiliki komunikasi yang lancar dengan mereka.



Komunikasi ini sangat kita perlukan sebagai sarana untuk menjalin silaturahim, konsultasi maupun mengadukan masalah yang kita hadapi saat menangkarkan burung jalak bali atau burung-burung dilindungi lainnya, saat mengurus perijinan, saat membuat sertifikat anakan hasil penangkaran maupun saat membuat SATS-DN maupun SATS-LN.

Ini nih alamat Kementerian Kehutanan :

Kementerian Kehutanan
Gedung Manggala Wanabakti Blok I Lt. 3
Jalan Gatot Subroto - Senayan - Jakarta - Indonesia – 10270
Telp. 021-5704501-04; 021-5730191 

Terus buat kita yang jauh dari ibu kota, kita tentu gak perlu repot-repot datang ke Jakarta lah ya. Sekarang kan jaman informasi, maka komunikasi lewat email kita anggap cukup lah.

Untuk itu berikut ini saya kutipkan beberapa alamat email dari pejabat di Kementerian Kehutanan yang terkait dengan persoalan kita sebagai penangkar burung jalak bali dan burung-burung dilindungi lainnya.

Sekali lagi komunikasi ini penting demi kebaikan kita bersama. Komunikasi ini sekalipun hanya lewat email, bisa kita manfaatkan untuk  silaturahim, konsultasi maupun mengadukan masalah yang kita hadapi sangat menangkarkan burung jalak bali, saat mengurus perijinan, saat membuat sertifikat anakan jalak bali maupun saat membuat SATS-DN maupun SATS-LN.

Inilah alamat email beberapa pejabat terkait :

Menteri Kehutanan : menhut@dephut.go.id
Sekjend Kemenhut : sekjen@dephut.go.id
Inspektur Jenderal : irjen@dephut.go.id
Biro Hukum dan Organisasi : karo.hukum@dephut.go.id
Direktur Penyidikan dan Perlindungan Hutan : dirpph.pka@dephut.go.id
Direktur Konservasi dan Keanekaraman Hayati : dirkkh.pka@dephut.go.id

Inspektur Wilayah I  : irwil01@dephut.go.id 
Inspektur Wilayah II  : rwil02@dephut.cbn.ne.id 
Inspektur Wilayah III  : irwil03@dephut.go.id
Inspektur Wilayah IV  : irwil04@dephut.go.id
Inspektur Wilayah V  : irwil05@dephut.go.id


Perlu kami tambahkan bahwa saat ini seluruh kementerian di negara kita sedang berbenah. Mereka tengah melakukan modernisasi dalam pengelolaan kementeriaannya. Salah satu poin penting dalam modernisasi tersebut adalah meningkatkan mutu pelayanan publik.